Nintendo Museum Bakal Hadirkan Restoran Baru Akhir Tahun Ini

- Game Online
21 Juni 2026 WIB
Nintendo Museum Bakal Hadirkan Restoran Baru Akhir Tahun Ini

Museum Nintendo yang terletak di Jepang dilaporkan bakal memperluas fasilitas mereka dengan menghadirkan sebuah restoran baru dalam waktu dekat. Fasilitas kuliner yang mengusung nama Super Family Restaurant tersebut dijadwalkan mulai membuka pelayanan bagi para pengunjung museum pada musim gugur tahun ini.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari laporan Nintendo Life, pihak pengelola masih belum membagikan detail menu secara menyeluruh kepada publik. Kendati demikian, sebuah visual awal mengenai gambaran interior ruangan restoran telah dirilis untuk memberikan sedikit bocoran kepada calon pengunjung.

Dari pantauan redaksi, ruang makan utama restoran dirancang dengan konsep yang cukup elegan dan minimalis namun tetap kental dengan nuansa ikonik khas korporasi gim tersebut. Desain ruangan dipercantik dengan kehadiran beberapa ornamen legendaris dari waralaba gim populer besutan mereka.

Menurut pengamatan tim redaksi terhadap gambar yang dirilis, replika karakter Link dari gim Breath of the Wild dipajang tepat di bagian tengah ruangan. Selain itu, terdapat pula patung setengah badan Samus dari seri Metroid serta replika Master Sword yang tersimpan rapi di dalam lemari kaca pajangan.

Langkah ekspansi ini melengkapi fasilitas Nintendo Museum yang pertama kali resmi dibuka untuk umum pada Oktober 2024 silam. Sejauh ini, tempat wisata edukatif tersebut sukses menarik perhatian besar dari para pencinta gim di seluruh dunia lewat berbagai pengalaman interaktif dan pameran sejarah panjang perusahaan.

Meski sempat menerima beberapa masukan dari pengunjung terkait perlunya pembahasan sejarah era awal perusahaan yang lebih mendalam, pihak pengelola terus berbenah. Kehadiran ruang kuliner baru ini menjadi bukti nyata komitmen manajemen dalam melakukan peningkatan kualitas pelayanan serta perluasan area secara berkala.

Bagi masyarakat yang tertarik untuk berkunjung dan mencoba pengalaman bersantap di sana, sistem tiket masuk ke area museum dikabarkan masih tetap mempertahankan metode undian acak. Hal ini diterapkan demi mengantisipasi lonjakan arus wisatawan serta menjaga kenyamanan selama berada di dalam kompleks museum.