Diablo 4: Lord of Hatred Masuk Penilaian Rating Switch 2 di Taiwan

- Game Online
21 Juni 2026 WIB
Diablo 4: Lord of Hatred Masuk Penilaian Rating Switch 2 di Taiwan

Kabar mengejutkan datang dari industri hiburan digital global setelah ekspansi terbaru dari gim bergenre action-RPG populer milik Blizzard, Diablo 4: Lord of Hatred, dilaporkan muncul dalam daftar badan klasifikasi gim di Taiwan. Menariknya, pendaftaran konten tambahan tersebut ditujukan untuk platform penerus Nintendo yang selama ini santer dirumorkan sebagai Switch 2.

Berdasarkan laporan yang dihimpun dari Nintendo Life, klasifikasi untuk konsol masa depan tersebut sebenarnya sudah muncul sejak April lalu, namun baru terdeteksi oleh publik belakangan ini. Langkah tersebut menyusul temuan serupa pada bulan yang sama, di mana penilaian rating untuk gim Diablo 4: Lord of Hatred juga sempat muncul di badan klasifikasi milik Indonesia.

Menurut data klasifikasi yang beredar, konten yang didaftarkan ini merupakan ekspansi terbaru bertajuk Lord of Hatred yang sebelumnya sudah resmi dirilis untuk beberapa platform lain pada April 2026. Melalui pembaruan ini, para pemain nantinya dapat menyelesaikan pertempuran akhir melawan Mephisto, mencoba kelas karakter baru seperti Paladin dan Warlock, serta menikmati perombakan pada pohon keterampilan dan sistem akhir gim.

Dari pantauan redaksi, kebocoran informasi mengenai proyek gim pihak ketiga melalui badan klasifikasi formal seperti ini memang bukan pertama kalinya terjadi di industri gim. Kendati keabsahan dokumen tersebut memperkuat spekulasi yang ada, hingga saat ini pihak Blizzard maupun Nintendo masih belum memberikan konfirmasi resmi mengenai kehadiran gim tersebut di konsol generasi terbaru mereka.

Pengamatan tim redaksi menunjukkan bahwa kerja sama antara Blizzard dan Nintendo memang telah terjalin erat dalam beberapa tahun terakhir, berkaca pada kesuksesan peluncuran Diablo III beserta konten ekspansinya di konsol Nintendo Switch pada tahun 2018 silam. Selain itu, Blizzard juga baru saja merayakan hari jadi ke-30 waralaba Diablo awal tahun ini dengan memperkenalkan konten berbayar bertajuk Reign of the Warlock untuk gim Diablo II: Resurrected.